Jenis Ikan yang Cocok untuk Akuaponik

    Pada postingan kemarin kita sudah belajar tentang tanaman apa saja yang cocok untuk dibudidayakan dengan akuaponik, Nahh, sekarang lanjut belajar tentang ikan yang cocok dengan sistem ini, yuk! 

Adapun jenis ikan yang dapat dibuat tumpang sari dengan sayuran adalah ikan herbivora ataupun omnivora. Akan lebih baik lagi jenis ikannya tahan banting dan minim perawatan.

1. Ikan Lele


    Ikan yang terkenal tahan banting ini dapat hidup di air keruh dan minim oksigen sekalipun. Pengembangbiakan lele biasanya untuk dikonsumsi. Selain itu, lele kerap dimanfaatkan sebagai penjaga kualitas air. Mengapa lele cocok bersanding dengan sayuran pada teknik akuaponik? Selain kelebihan yang telah disebutkan tadi, pertumbuhan lele cenderung cepat dan konversi pakannya lebih rendah daripada jenis ikan lain. Ikan lele dikenal juga tahan penyakit. Ikan berkumis ini relatif mudah untuk dibudidayakan.

2. Ikan Patin 

    Patin tidak membutuhkan air mengalir untuk pertumbuhannya. Walaupun berjenis ikan nokturnal, patin cukup responsif terhadap pemberian pakan buatan berupa pelet. Di alam liar, patin dapat mencapai panjang dua meter. Patin telah teruji dapat menjadi pasokan pupuk organik bagi tanaman dengan teknik akuaponik. Patin memiliki tekstur daging yang lembut dan sedikit duri. Kelezatan daging patin yang berwarna putih ini telah menjadi favorit dalam bisnis kuliner. Harga jual patin cenderung tinggi dan waktu pembudidayaannya tidak lama.

3. Ikan Gurami 

    Gurami atau sering disebut juga gurami merupakan salah satu ikan yang telah banyak di budidayakan masyarakat Indonesia. Gurami menyukai perairan yang tidak terlalu dalam dan aliran airnya tidak deras. Pemeliharaan gurami relatif mudah dan teknologi pembudidayaannya telah berkembang pesat. Ikan ini juga dikenal sebagai ikan yang tidak rewel soal pakan karena termasuk jenis omnivora. Tekstur dagingnya yang padat dan gurih membuat ikan menjadi menu favorit di restoran atau rumah makan. Harga jual gurami relatif stabil di antara ikan air tawar lainnya.

4. Ikan Nila 

    Ikan nila saat ini adalah ikan yang paling populer dan mudah dibesarkan. Nila mencapai ukuran panen dengan cepat dan akan mentolerir tingkat pH dan suhu air yang lebih tinggi daripada kebanyakan ikan. Nila termasuk hewan omnivora dan biasanya tidak akan mengganggu atau memakan saudara mereka yang lebih kecil. Kelezatan daging dan rasa ringan mereka membuat mereka populer di kalangan pecinta ikan.

5. Ikan Mas 

    Ikan mas terkadang bisa sulit dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi. hal tersebut membuat mereka menjadi pilihan yang baik untuk pemula. Ikan mas yang dibudidayakan menggunakan akuaponik akan lebih bersih, karena air akuaponik tidak memiliki rasa berlumpur seperti ikan mas yang diambil dari sungai dan danau.

Nah, jadi gimana, nih? Sudah menemukan pilihan ikan mana yang akan kamu tanam bersama sayuran/buah-buahan memakai sistem akuaponik?

Referensi:

Ilmu Budaya. 2018. 5 Cara Budidaya Ikan Aquaponik Bagi Pemula. https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ikan-aquaponik/amp, diakses pada 10 Juli 2020.

Pertanianku. 2016. Ini Tiga Jenis Ikan Yang Cocok Untuk Akuaponik. https://www.pertanianku.com/ini-tiga-jenis-ikan-yang-cocok-untuk-akuaponik/, diakses pada 10 Juli 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akuaponik: Apa itu Siklus Nitrogen Dan Bakteri Starter?

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan saat Tahap Panen Ikan Budidaya Akuaponik

Model Akuaponik: Apa Saja Bahan dan Peralatan Model Akuaponik Sistem NFT (Nutrient Film Technique)?